Cari Blog Ini

Jumat, 07 Agustus 2020

30 Hari Bercerita tentang KKL-DR, IAIN Padangsidimpuan

Sidadi, 07 Agustus 2020

Assalamualikum, guys,
Tidak terasa hari ini kegiatan abdi pada masyarakat saya telah sampai pada hari ke-24. So surprise! Terima kasih buat kalian yang selalu menyempatkan diri untuk membaca blog ini. Alhamdulillah, semoga kalian sehat selalu, ya. So, semalam kita sudah bahas apasaja keutamaan dari shalat itu. Tapi, pernah ga kalian berfikir kalau gerakan shalat itu ternyata bermanfaat juga bagi kesehatan?

Ma shaa Allah. Kalian pasti sudah penasaran sekali dengan informasinya, ya 'kan?
Silakan simak penjelasn dibawah ini, ya.

editing belongs to owner


Selain menjadi tiang agama bagi umat Islam, ternyata gerakan shalat yang benar dapat memberi efek kesehatan bagi tubuh. Shalat dianggap sebagai amalan ibadah yang paling proporsional bagi anatomi tubuh manusia. Gerakan-gerakannya sudah sangat melekat dengan gestur (gerakan khas tubuh) manusia. Sudut pandang ilmiah menjadikan shalat sebagai ‘obat’ bagi berbagai jenis penyakit, serta yang terpenting adalah sebagai pencegahan dari serangan suatu penyakit. Masing-masing gerakannya mempunyai manfaat yang tak terbayangkan sebelumnya. Berikut ini penjelasannya :
Takbiratul Ihram, yakni berdiri tegak, lalu mengangkat kedua tangan sejajar telinga atau bahu, dan melipatnya di depan dada bagian bawah. Gerakan seperti ini melancarkan aliran darah, getah bening (limfe), dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung dibawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar. Kemudian kedua tangan didekapkan didepan dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.
Ruku’, yakni dalam posisi yang sempurna ditandai dengan tulang belakang yang lurus. Posisi kepala lurus dengan tulang belakang. Postur ini bermanfaat menjaga kesempurnaan posisi dan fungsi tulang belakang (corpus vertebrae) sebagai penyangga tubuh dan pusat syaraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi relaksasi bagi otot-otot bahu hingga ke bawah. Selain itu, rukuk adalah latihan kemih untuk mencegah gangguan prostat.
I’tidal, yakni posisi bangun dari ruku’, tubuh kembali tegak setelah mengangkat kedua tangan setinggi telinga atau bahu. I’tidal adalah variasi postur setelah ruku’ dan sebelum sujud. Gerak berdiri setelah ruku’ dan sebelum sujud merupakan latihan pencernaan yang baik. Organ-organ pencernaan didalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Efeknya, pencernaan menjadi lebih lancar.
Sujud, yakni posisi menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki, dan dahi pada lantai. Manfaatnya, aliran getah bening dipompa ke bagian leher dan ketiak. Posisi jantung diatas otak menyebabkan darah kaya akan oksigen bisa mengalir maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang, sehingga dapat memacu kecerdasan. Karena itu, lakukan sujud dengan tuma’ninah, jangan tergesa-gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. Postur ini juga menghindarkan gangguan wasir. Khusus bagi wanita, baik rukuk maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan, juga memudahkan proses persalinan.
Duduk, terdapat dua macam, yaitu iftirosy (tahiyyat awal) dan tawarru’ (tahiyyat akhir). Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki. Manfaatnya, saat iftirosy, kita bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan syaraf nervus ischiadus. Posisi ini menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan. Duduk tawarru’ sangat baik bagi pria, sebab tumit menekan aliran kandung kemih (urethra), kelenjar kelamin pria (prostata) dan saluran vas deferens. Jika dilakukan dengan benar, postur ini mencegah impotensi. Variasi posisi telapak kaki pada iftirosy dan tawarru’, menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan harmonis inilah yang menjaga kelenturan dan kekuatan organ-organ gerak kita.
Salam, yakni gerakan memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal. Manfaatnya adalah relaksasi otot sekitar leher dan kepala, menyempurnakan aliran darah di kepala. Gerakan ini mencegah sakit kepala dan menjaga kekencangan kulit wajah.
Dari hal-hal yang telah dijelaskan diatas, kita dapat berkesimpulan betapa besar nikmat Allah yang diberikan kepada kita. Bahwa ternyata segala apa yang diperintahkan dan dilarang-Nya itu justru mempunyai manfaat yang sangat besar bagi kita dan semata-mata untuk kepentingan kita juga. Shalat yang kita kira semata-mata hanya untuk menyembah kepada Allah, justru memberi faedah yang luar biasa bagi diri kita sendiri. Selain mendapat pahala, kita juga mendapat kesehatan. Ma shaa Allah
Jadi, guys saya rasa cukup untuk materi singkat hari ini. Semoga info yang saya bagikan bisa menambah wawasan teman-teman semua, ya. Silakan tinggalkan komentar kalian dikolom komentar agar saya semakin semangat lagi untuk memberikan informasi pada kalian semua. Sekali lagi, saya berterima kasih pada kalian yang selalu menyemangati saya. I am speechless! Oh iya, silakan mampir lagi dilain waktu ya, I’ll see you guys very soon!

13 komentar: